Rabu, 29 Juli 2015

Pertanyaan :
Hadits : Barang siapa hendak berqurban atau orang lain berqurban
untuknya, maka dari awal bulan dzulhijjah janganlah dia memotong rambut atau
kukunya, sampai dia selesai berqurban, maka apakah larangan ini untuk seluruh
keluarganya, yang dewasa dan belum dewasa atau khusus untuk yang sudah
dewasa saja ?

Jawab :
Kami tidak mengetahui bahwa lafadz hadits sebagaimana penanya sebutkan, dan
lafadz yang kami ketahui sebagaimana diriwayatkan oleh Jama'ah kecuali Bukhari
dari Ummu Salamah radhiyallahu 'anha adalah bahwa
Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda : (Jika kalian melihat awal bulan
Dzulhijjah dan seseorang di antara kamu ingin berqurban, maka hendaklah ia
menahan (dari memotong) rambut dan kukunya. Dan lafadz riwayat Abu Daud,
Muslim dan
Nasa'I : ( Barang siapa mempunyai sembelihan (hewan
qurban) yang akan disembelihnya, maka jika telah terbit bulan sabit dari bulan
Dzulhijjah, maka janganlah dia mengambil ( memotong ) dari rambut dan kukunya
sampai dia menyembelih ).
Hadits ini menunjukkan larangan dari memotong sebagian rambut atau kuku
setelah masuknya sepuluh pertama bulan
Dzulhijjah bagi mereka yang hendak menyembelih hewan qurban, dan dalam
riwayat yang pertama terdapat perintah dan menahan, dan perintah menunjukkan
suatu
kewajiban dan kami tidak mengetahui ada dalil lain yang memalingkannya dari
ma'na asli (wajib) dan dalam riwayat yang kedua ada larangan dari memotong, dan
larangan menunjukkan haram, maksud kami, keharaman memotong, dan kami
tidak mengetahui adanya dalil yang memalingkan dari ma'na haram tersebut,
dengan demikian
jelaslah bahwa hadits ini khusus bagi orang yang akan menyembelih saja, adapun
orang yang disembelihkan baginya baik dewasa ataupun belum dewasa, maka tidak
ada larangan bagi mereka untuk memotong sebagian rambut atau kukunya
berdasarkan hukum asal yaitu boleh, dan tidak ada dalil yang menunjukkan hukum
yang bertentangan dari hukum asal itu ( boleh ).

Sponsor link:


Tidak ada komentar:

Posting Komentar