Selasa, 01 September 2015

Imam-imam Salaf dan kaidah penting bagi Salaf

Imam-imam yang dianggap sebagai imam Salaf di antaranya:
Imam Abu Hanifah, Imam Malik  bin Anas, Imam Syafi’i, Imam Ahmad bin Hanbal, Imam Al-Bukhari, Imam Abu Ja’far At-Thahawi Al-Hanafi, Imam Ibn Abi Zaid Al-Qirawani Al-Maliki, Imam Ibnu Taimiyah, dan Imam Muhammad bin Abdul Wahhab.

    Kaidah yang penting dalam kajian Aqidah, menurut Salaf adalah:
1.      Al-Qur’an sebagai sumber dalil Naqli dan Aqli.
2.      Mengikuti Salafus Shalihin dalam menafsirkan nas-nash.
3.      Beriman kepada masalah-masalah ghaib terbatas pada berita yang benar/ sah (khabar shadiq).
4.      Pembagian tauhid kepada Rububiyyah dan Uluhiyyah dan kewajiban meyakini keduanya.
5.      Mengisbatkan (menetapkan) Asma wa shifat Allah, dan mengakui maknanya tanpa mencoba membicarakan kaifiyatnya.
6.      Menolak takwil.
7.      Membatasi akal dari memikirkan yang bukan bidangnya.
8.      Membatasi makna mutasyabbih dan menjelaskan bahwa Qur’an itu seluruhnya jelas dan dapat ditafsiri.
9.      Pengaruh sebab-sebab alam bagi akibat yang ditimbulkannya dengan izin Allah.
10.  Baik dan buruk dalam af’al adalah bersifat aqli dan syar’i.
11.  Tidak boleh mengkafirkan seorang muslim karena perbuatan dosa yang diikhtilafkan dan bukan dosa syirik besar karena kesalahan.

    Ciri utama kaum Salaf adalah sangat ketat dalam hal Tauhid, baik secara i’tikad maupun ibadah. Maka mereka sangat mementingkan pembahasan Tauhid dan  tentang kepercayaan yang bathil, seperti syirik, takhayul, khurofat, tathoyyur, perdukunan, meminta ke kuburan dsb. Juga tentang bid’ah, tawassul dsb.


Bila Kiyai Menjadi Tuhan
Membedah Faham Keagamaan NU & Islam Tradisional
Oleh : Hartono Ahmad Jaiz

Kunjungi juga:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar